"Cinta Hakiki Khaliq Terbit Dari Kalbu Nan Suci.Rintihan Hati Luahan Perasaan Yang Dituturkan DihadapanNya Menggamit Rasa Syahdu Memecah Kesunyian Malam Justeru Melahirkan Sentuhan Jiwa Dan Ketenangan Pada Hati ,Yang Merindui Penciptanya".

Friday, 29 July 2011

Menjalankan Ibadah Sesuai Tuntutan-Fiqih Imam Syafi'i

Madzhab Syafi’i, satu dari sekian banyak madzhab fiqih yang sampai saat ini masih mendapat apresiasi luar biasa dari majoriti kaum muslimin di dunia. Keunggulan utama Madzhab Syafi’i terletak pada sifatnya yang moderat. Di awal pertumbuhannya, pendiri madzhab ini, Muhammad bin Idris asy-Syafi’i (150-204 H), mengakomodasi dua aliran hukum Islam yang berkembang saat itu, iaitu aliran tekstualis (madrasatul hadits) dan aliran rasionalis (madrasatur ra’y). Hasil kolaborasi keduanya dapat dilihat dari produk hukum Imam Syafi’i yang selalu mengacu pada substansi nash (al-Qur’an dan as-Sunnah), dan dalam kes tertentu dipadukan dengan dalil analogi (qiyas).

Sebagai Bapa Ushul Fiqih, Imam Syafi’i mewariskan metode istimbath hukum yang berfungsi untuk menganalisa beragam kes hukum baru yang terjadi di kemudian hari. Dari tangan Imam Syafi’i lahir ribuan ulama yang berterusan menafsirkan, menyebarkan, dan mengembangkan pemikiran beliau dalam ribuan halaman karya ilmiah di bidang hukum Islam. Tidak hairan jika dinamika perkembangan Madzhab Syafi’i mengatasi madzhab yang lainnya.

Buku ini membawa anda menyelami lebih dalam fiqih Imam Syafi’i yang dipaparkan oleh para mujtahid madzhab dan mujtahid Madzhab Syafi’i. Ribuan kes yang dimuat di dalamnya dapat memperkaya wawasan anda akan khazanah hukum Islam, dan membimbing anda mengharungi horizon keilmuan yang baru.

Kelebihan yang anda dapat dari buku ini:

Menghurai seluruh permasalahan hukum Islam secara lengkap dan terperinci.
Mengacu pada dalil al-Qur’an, hadits, dan ijma’ ulama.
Mengulas kes hukum dari berbagai perspektif dengan segala penganalogian yang mungkin terjadi.
Dilengkapi jadual dan diagram untuk mempermudahkan pemahaman.
Mengungkap pendapat ulama Syafi’iyah yang diklasifikasikan dalam beberapa qaul dan wajh
.

No comments:

Post a Comment